Jurus Jitu Memotivasi Anak agar Semangat Belajar

memotivasi-anak-agar-semangat-belajar

Anak yang rajin belajar, imbalannya adalah prestasi, kelancaran masuk sekolah top, bahkan beasiswa dari pihak sekolah atau pemerintah. Buat anak Anda semangat belajar dengan jurus-jurus di bawah.

Setiap orang tua ingin agar anaknya berprestasi di sekolah. Memiliki kebanggaan tersendiri jika anak menjadi juara kelas, juara umum sekolah, atau bahkan juara setingkat nasional/internasional. Di samping itu, prestasi yang diukir anak pun dapat membuatnya melanjutkan pendidikan ke sekolah top. Bahkan mungkin bisa membuatnya mendapatkan beasiswa pendidikan dari sekolah atau pemerintah. Prestasi cemerlang anak nyatanya bisa diperoleh dari kedisiplinan anak dalam belajar. Sayangnya, tidak semua anak mau belajar. Mereka lebih memilih bermain dengan teman-teman ketimbang harus belajar. Apakah anak Anda pun demikian? Di sini peran Anda sebagai orang tua untuk memotivasi anak agar ia semangat belajar. By the way, bagaimana cara memotivasi anak agar semangat belajar? Berikut ini jurus jitunya:

  • Dampingi anak saat belajar. Jangan hanya memberikan perintah untuk belajar, tapi Anda sendiri sibuk dengan urusan rumah atau kantor. Sediakanlah waktu untuk mendampingi anak saat belajar sehingga mereka akan lebih semangat. Ketika mereka tidak paham terhadap materi yang dipelajari, Anda sebagai orang tua sekaligus guru di rumah siap sedia memberikan penjelasan. Oleh karenanya, Anda pun penting memperbanyak membaca buku atau media online guna memperdalam pengetahuan agar bisa membantu anak jika sewaktu-waktu ia kesulitan dalam memahami atau mengerjakan salah satu materi pelajaran.
  • Manfaatkan mainannya sebagai media belajar. Anak-anak memang sukanya bermain. Hobinya ini bisa Anda manfaatkan untuk memotivasinya dalam belajar. Bagaimana caranya? Dengan memanfaatkan mainannya sebagai media belajar. Seperti halnya, ketika anak Anda suka dengan boneka, Anda bisa mengajak ia bermain boneka sembari belajar matematika dengan menghitung berapa boneka berwarna merah yang dimilikinya, boneka Barbie yang ada, lalu minta anak untuk menjumlah keseluruhan boneka yang dimiliki. Jika hasilnya benar, jangan ragu untuk memberikan ekspresi yang bahagia agar ia semakin termotivasi.
  • Berikan contoh. Sejatinya, perilaku anak meniru dari orang tuanya seperti kata peribahasa kalau buah jatuh tidak jauh dari pohonnya. Makanya, jika Anda ingin anak Anda yang cerdas, Anda harus memberikan contoh ketekunan dalam belajar. Di waktu senggang, Anda bisa membaca buku bukan menonton TV atau bermain gadget. Jika kegiatan ini secara rutin dilihatnya, ia akan ikut-ikutan. Bila perlu ajak anak untuk membaca bersama.
  • Bicarakan orang-orang yang sukses karena prestasi dengan anak. Coba miliki waktu berkualitas bersama anak untuk membicarakan orang-orang yang sukses yang bisa memiliki rumah mewah, mobil mewah, bisa keliling dunia, dll karena prestasinya. Selain agar dapat meningkatkan kedekatan Anda bersama anak, momen ini diharapkan agar anak termotivasi ingin menjadi orang-orang sukses yang telah diceritakan dengan tekun belajar.

Selain keempat jurus di atas, ada jurus lainnya yang bisa dipertimbangkan agar anak semangat belajar tepatnya mendaftarkannya pada sebuah tempat les yang juga merupakan tempat les teman-temannya. Dalam proses memotivasi belajar anak, jangan sekali-kali memberikan kesan memaksa kepada anak apalagi sampai berkata kasar dan main tangan. Kesan yang memaksa anak untuk belajar membuat anak justru malah enggan. Makanya, perlahan saja dalam memotivasinya. Jika cara-cara di atas berhasil, tidak ada salahnya untuk memberikan apresiasi atas prestasi yang telah dicapainya karena tekun belajar. Misalnya, jalan-jalan tempat wisata edukasi, makan malam di luar, atau hal lainnya yang membuat tambah termotivasi untuk belajar.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *